Cara Menghilangkan Bau Apek pada Kasur sampai Tuntas
Bau apek atau pesing yang menempel di kasur memang bikin tidur jadi tidak nyenyak. Masalah ini biasanya muncul karena rembesan cairan, seperti ompol anak, tumpahan minuman, hingga keringat yang terserap dan mengendap di dalam serat busa.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu langsung mengganti kasur baru. Kerak dan aroma tidak sedap ini bisa dibersihkan sendiri menggunakan bahan dapur sederhana, atau memanfaatkan layanan pembersihan profesional jika kondisi kotoran sudah menembus terlalu dalam.
BACA JUGA: Cara Membersihkan Kasur yang Benar: Panduan Lengkap
Kenapa Bau Apek dan Pesing Sangat Awet di Kasur?
Kasur memiliki struktur berupa busa, spring, atau latex yang sifatnya menyerap cairan seperti spons. Saat cairan masuk, area luar mungkin terlihat kering dalam beberapa jam, tetapi kelembapan di dalam serat busa tetap bertahan.
Bakteri dan jamur akan berkembang biak di area yang lembap tersebut. Gas hasil dari aktivitas mikroorganisme inilah yang memicu timbulnya aroma pesing tajam atau bau apek yang menyengat saat kasur ditekan.
Cara Menghilangkan Bau Apek & Pesing Mandiri di Rumah

Untuk penanganan awal pada noda yang masih baru atau belum meresap terlalu dalam, kamu bisa memanfaatkan metode dry spot treatment berikut.
1. Metode Soda Kue dan Cuka (Penetral Bau Serbaguna)
Kombinasi ini adalah senjata utama untuk menetralkan bau tak sedap dari keringat, kelembapan, atau tumpahan cairan yang belum meresap terlalu dalam. Baking soda menyerap kelembapan dan menetralkan asam, sedangkan cuka membantu memecah senyawa penyebab bau.
- Jika ada sisa cairan atau tumpahan, serap dulu dengan handuk kering atau tisu dapur hingga tidak ada yang berpindah. Tekan-tekan lembut, jangan digosok.
- Semprotkan larutan cuka putih dan air hangat (rasio 1:1) secukupnya ke area yang berbau, jangan sampai basah kuyup.
- Taburkan baking soda secara merata hingga menutup area tersebut.
- Diamkan selama 6 hingga 8 jam agar soda kue menarik bau dan sisa kelembapan.
- Bersihkan sisa bubuk dengan vacuum cleaner.
Catatan: Jika sumber baunya spesifik dari air seni atau ompol yang meninggalkan noda kuning sekaligus bau pesing, penanganannya sedikit berbeda karena butuh memecah kristal asam urat. Panduan lengkapnya bisa kamu baca di cara menghilangkan noda ompol di kasur.
2. Alkohol 70% (Untuk Bau Apek akibat Keringat & Lembap)
Jika kasur tercium apek akibat udara lembap atau keringat yang menumpuk, alkohol dapat membantu mensterilkan permukaan.
- Semprotkan alkohol 70% secukupnya menggunakan botol spray ke permukaan kasur.
- Angin-anginkan kasur menggunakan kipas angin di dalam ruangan hingga benar-benar kering.
Menjemur Kasur di Bawah Terik Matahari
Banyak orang merawat kasur dengan cara menjemurnya langsung di bawah terik matahari secara ekstrem. Cara konvensional ini sebenarnya berisiko merusak barang.
Peringatan: Panas terik matahari yang terlalu tinggi dapat merusak elastisitas serat busa dan membuat material latex menjadi getas atau mengeras. Selain itu, paparan radiasi UV berlebih bisa memicu efek yellowing (kain pelapis kasur berubah kuning).
Sebagai gantinya, proses pengeringan kasur di rumah cukup memanfaatkan ventilasi udara yang baik atau bantuan kipas angin di dalam ruangan.
Manfaatkan Penyerap Bau Alami: Arang Aktif & Silika Gel
Untuk bau apek membandel akibat kamar yang lembap, kamu tidak selalu butuh menyemprot atau menjemur. Ada cara pasif yang efektif memanfaatkan bahan penyerap bau dan kelembapan—cocok untuk kamu yang tinggal di area beriklim lembap atau kamar minim ventilasi.
- Arang Aktif (Activated Charcoal): Struktur berpori pada arang aktif membuatnya sangat efektif menyerap molekul bau dan uap air dari udara. Letakkan arang aktif dalam wadah terbuka atau kantong kain yang dapat ditembus udara, lalu taruh di atas atau di kolong kasur selama beberapa jam hingga semalaman. Arang ini bisa dipakai berulang—cukup jemur arangnya (bukan kasurnya) untuk menyegarkannya kembali.
- Silika Gel: Butiran penyerap lembap yang biasa ada di kemasan produk ini bisa dikumpulkan dan diletakkan di bawah kasur atau di sudut ranjang untuk menjaga kelembapan tetap rendah dalam jangka panjang, sehingga jamur dan bau apek tidak mudah kembali.
Berbeda dengan baking soda yang bekerja cepat dan langsung disedot, arang aktif dan silika gel berfungsi sebagai penjaga aroma pasif yang bekerja terus-menerus di sekitar kasur.
Tanda-Tanda Kasur Mengalami Kerusakan Struktural Akibat Kelembapan
Bau apek atau pesing yang diabaikan terlalu lama tak hanya mengganggu penciuman, tetapi juga bisa merusak struktur fisik kasur dari dalam.
- Permukaan Amblas atau Bergelombang: Kelembapan tinggi dari cairan yang mengendap melunakkan ikatan busa polyurethane atau mempercepat korosi pada pegas (spring), membuat area bekas tumpahan terasa lebih cepat gembos.
- Timbul Bintik Hitam Jamur (Mildew): Jika kain pelapis mulai menunjukkan bintik-bintik kehitaman di sekitar area yang pernah basah, itu menandakan koloni jamur sudah berkembang biak hingga ke permukaan.
- Aroma Apek Muncul Saat Ditekan: Saat menduduki atau menepuk kasur, tercium hembusan bau tanah lembap yang menyengat dari bagian dalam serat busa.
- Kain Pelapis Melar dan Rapuh: Cairan asam seperti air seni yang terserap lama dapat meretas kerapatan serat kain luar, membuat permukaannya gampang robek saat disikat.
Langkah Pencegahan Agar Bau Tidak Kembali Meresap ke Dalam Busa
Mencegah cairan masuk ke serat busa jauh lebih mudah dibanding mengeringkan bagian dalam kasur yang terlanjur basah.
- Pasang Waterproof Mattress Protector: Gunakan pelapis anti-air berkualitas yang dapat menahan tumpahan cairan atau ompol tanpa menghalangi sirkulasi udara.
- Rutin Putar Posisi Kasur: Rotasi posisi kepala dan kaki kasur setiap 3–6 bulan sekali agar pembebanan dan paparan kelembapan tidak menumpuk di satu titik saja.
- Jaga Kelembapan Kamar di Bawah 60%: Manfaatkan dehumidifier atau buka jendela setiap pagi agar aliran udara segar dapat mengusir kelembapan ruangan.
- Ganti Sprei secara Berkala: Cuci sprei dan sarung bantal minimal 1–2 minggu sekali untuk mencegah penumpukan sel kulit mati dan minyak tubuh yang menjadi makanan utama tungau.
Kapan Harus Memanggil Jasa Pembersihan Profesional?
Metode DIY memiliki batasan fisik. Kamu sebaiknya mempertimbangkan penanganan profesional jika menemui kondisi berikut:
- Bau pesing atau apek tetap muncul kembali meski permukaan kasur sudah dibersihkan berkali-kali.
- Noda ompol atau tumpahan cairan sudah mengendap berhari-hari atau bertahun-tahun hingga mengering jadi kerak keras.
- Kasur digunakan oleh anggota keluarga yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap debu dan tungau.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Bila noda dan bau pada kasur sudah terlanjur meresap dalam dan sulit diatasi sendiri, menyerahkan pengerjaannya ke penyedia jasa terpercaya adalah pilihan praktis. Melalui platform Rawatin, kamu dapat menemukan mitra resmi yang menyediakan layanan cuci kasur on-site di area Jabodetabek. Teknisi berpengalaman akan datang langsung membawa peralatan khusus, seperti metode wet cleaning untuk bau membandel atau dry cleaning cepat kering, lengkap dengan sanitasi UV serta garansi hasil pengerjaan.







