Ilustrasi seorang pria sedang memegang dan memeriksa kondisi sepatu yang pudar dengan latar meja berisi peralatan cuci sepatu di sisi kiri dan perlengkapan repaint sepatu di sisi kanan.

Warna Sepatu Pudar: Cek Dulu, Cukup Dicuci atau Perlu Repaint

Warna sepatu yang terlihat pudar belum tentu warnanya benar-benar hilang. Bisa jadi sepatunya masih kotor, ada sisa sabun yang mengering di permukaan, atau memang pigmennya sudah luntur karena matahari dan gesekan. Dua kemungkinan pertama cukup diatasi dengan cuci atau bilas ulang. Yang ketiga baru butuh pewarnaan ulang. Cara membedakannya sederhana dan bisa kamu lakukan dalam lima menit sebelum memutuskan apa pun.

BACA JUGA: Cara Repaint Sepatu: Proses, Batas DIY, dan Kapan Perlu Jasa

Kotor, Sisa Sabun, atau Warnanya Memang Hilang?

Tiga kondisi ini sekilas terlihat sama: sepatu kusam dan tidak secerah dulu. Bedanya ada di penyebabnya.

Kotor berarti ada lapisan debu atau minyak yang menutupi warna asli. Warnanya masih ada di bawahnya, dan akan kembali setelah sepatu dicuci dengan benar.

Sisa sabun sering muncul pada sepatu yang baru dicuci tapi pembilasannya kurang bersih. Setelah kering, sabun yang tertinggal di serat membentuk lapisan tipis yang membuat warna terlihat kusam atau keputihan. Ini yang membuat banyak orang mengira sepatunya pudar justru setelah dicuci.

Warna hilang berarti pigmen di bahannya memang sudah berkurang. Cuci berapa kali pun tidak akan mengembalikannya, karena tidak ada yang tertutup, warnanya memang sudah tidak ada.

Tes Sederhana Sebelum Memutuskan

Kamu butuh kain putih, sedikit air, dan cahaya alami di dekat jendela.

  1. Cari warna pembandingnya. Buka tali sepatu dan lihat bagian yang tertutup tali, sisi dalam lidah, atau area dekat jahitan yang jarang terkena matahari. Bagian ini biasanya paling dekat dengan warna aslinya.
  2. Raba area yang kusam selagi kering. Kalau terasa sedikit kaku atau ada bercak keputihan seperti bekas air, besar kemungkinan itu sisa sabun.
  3. Usap area yang sama dengan kain putih yang dibasahi sedikit. Kalau kain berubah kotor, sebagian kusamnya masih kotoran.
  4. Perhatikan polanya. Pudar yang merata di satu sisi, belang berbentuk lingkaran, atau pudar hanya di titik tertentu masing-masing menunjukkan penyebab yang berbeda.
Hasil tesArtinyaLangkah berikutnya
Kain putih jadi kotorMasih ada kotoranCuci ulang dengan benar
Permukaan kaku atau ada bercak keputihanSisa sabunBilas ulang dengan air bersih
Kain bersih, warna tetap jauh dari pembandingWarna sudah hilangPertimbangkan repaint
Midsole putih berubah kekuninganOksidasi, bukan pudarUnyellowing

Kalau hasilnya kotor atau sisa sabun, kembali ke cara cuci yang sesuai bahan sepatumu. Panduannya ada di artikel cara mencuci sepatu untuk semua bahan.

Penyebab Warna Sepatu Pudar

Kalau tes menunjukkan warnanya memang hilang, pola pudarnya bisa memberi petunjuk penyebabnya. Ini berguna supaya masalah yang sama tidak terulang setelah sepatu diperbaiki.

Sinar matahari

Pudar yang merata di satu sisi, biasanya sisi yang menghadap luar saat sepatu disimpan atau dijemur, umumnya karena paparan sinar matahari. Kebiasaan menjemur sepatu di bawah terik langsung termasuk penyebab paling sering. Warnanya pudar perlahan sehingga sering baru disadari ketika dibandingkan dengan bagian yang tertutup tali.

Deterjen keras dan pemutih

Belang berbentuk lingkaran atau pudar tidak beraturan setelah dicuci sering berasal dari deterjen yang terlalu keras atau pemutih yang mengenai bahan berwarna. Cairan yang menetes dan mengering tidak rata meninggalkan jejak warna yang lebih terang.

Gesekan

Pudar yang hanya muncul di ujung depan, sisi dalam dekat mata kaki, atau tumit biasanya karena gesekan saat dipakai, misalnya bergesekan dengan sepatu satunya atau saat menyetir. Pada kulit, area ini sering juga terlihat lebih kasar dari bagian lain.

Bahan yang menua

Kulit yang kering dan kanvas yang sering dicuci lama-lama kehilangan kilap dan warnanya. Pada kulit, kusam karena kering kadang disertai retak halus di lipatan.

Setelah Tahu Penyebabnya, Lalu Apa?

Untuk pudar ringan, ada yang masih bisa kamu tangani sendiri. Sepatu kulit yang sedikit kusam bisa disamarkan dengan krim semir yang warnanya sama. Sepatu kanvas polos bisa diwarnai ulang dengan cat tekstil, terutama kalau warnanya sama atau lebih gelap dari warna asli.

Repaint mulai masuk akal kalau pudarnya luas, belangnya mencolok, atau bahannya sulit dikerjakan sendiri seperti kulit dan suede. Repaint juga bisa dikerjakan per bagian. Kalau yang pudar hanya upper, midsole tidak perlu ikut dicat.

Pertanyaan Populer

A: Umumnya bisa. Lewat repaint, warna bisa dikembalikan ke warna asli sehingga terlihat segar dan merata lagi. Kalau mau sekalian, warnanya juga bisa diganti ke warna lain.

A: Ada tiga kemungkinan: debu halus yang menempel di pori bahan, sisa sabun setelah dicuci, atau warna yang memang luntur. Lakukan tes kain putih dan tes raba di atas untuk memastikan mana yang terjadi.

A: Suede umumnya ditangani dengan pewarna khusus, bukan cat biasa, karena permukaannya berbulu. Kelayakannya sebaiknya dicek dulu lewat foto sebelum memutuskan.

Kembalikan Warna Sepatumu Lewat Rawatin

Kalau hasil tesmu menunjukkan warna memang sudah hilang, Rawatin bisa bantu mengembalikannya. Sepatumu dijemput, diwarnai ulang di workshop mitra resmi kami, lalu diantar kembali, mulai Rp130.000 per pasang. Setiap pengerjaan bergaransi hingga 60 hari, dengan asuransi kehilangan dan garansi perbaikan ulang bila hasil kurang sesuai (S&K berlaku).

Kirim foto sepatumu, termasuk bagian pembanding di balik tali, di halaman Jasa Repaint Sepatu Rawatin.

Similar Posts